Orang yang berhati bersih akan bertanggung jawab dan berjuang sekuat tenaga untuk menyejahtrakan keluarganya hingga lingkungan di mana dia tinggal.Seseorang tidak bisa di sebut mukmin apa bila dia makan sendirin dengan kenyang,sementara dia tahu tetangga kanan kirinya kelaparan.Jagalah hati kita agar bersih,tetap bersih,dan selalu bersih.
Kadang-kadang terhadap barang-barang kita yang dapat berkarat,busuk,dan rusak,seperti rumah,mobil,dan barang berharga lainya,kita menjaga dan melindunginya bahkan berjuang mati-matian demi mempertahankanya.Namun terhadap hati,milik kita yang sangat berharga dan istimewa,kita justru malas menjaga dan merawatnya.Padahal hati adalah salah satu organ terpenting (di samping otak) yang menggerakan pikiran,perkataan,dan perbuatan kita.Jika hati kita bersih pastilah semua yang mengalir dari kita akan bersih.Akan tetapi jika hati kita kotor dan terbelenggu oleh hal-hal selain exsistensinya,perkataan dan tindakan kita pun tidak akan sehat,busuk,dan kotor..
Banyak belenggu yang menyelimuti hati kita,seperti prasangka negatif (su'udzon)prinsip selain pada Alllah,pengaruh pengalaman negatif,mengutamakan kepentingan prinadibdan kelompok,melihat sesuatu hanya dari satu sudut pandang,bertindak sombong dan meremehkan orang lain,terpengaruh oleh literatur yang terkontaminasi pemikiran-pemikiran yayang tidak mengikuti sxsistansi Allah swt.Juga kadang membuat hati kita semakin keruh dan kotor...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar